Membahas Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa secara lengkap dari jurnal umum sampai laporan kuangan perusahaan jasa

JURNAL UMUM - PENGERTIAN, FUNGSI DAN CARA MEMBUATNYA

Dalam pembahasan materi akuntansi pada blog akuntansi-jasa.blogspot.com sebelumnya telah dijelaskan tentang siklus akuntasi, dalam pembahasan tersebut Jurnal umum adalah bagian tak terpisahkan dari siklus akuntansi yang tergolong dalam tahap pencatatan.



Selengkapnya tentang jurnal umum silahkan simak penjelasan berikut ini:

Pengertian Jurnal Umum dalam Ilmu Akuntansi

Jurnal umum adalah sebuah jurnal yang dipergunakan untuk tempat melakukan pencatatan segala  jenis bukti transaksi keuangan yang muncul akibat terjadinya berbagai transaksi keuangan perusahaan dalam suatu periode akuntansi tertentu. Jurnal umum menjadi buku harian dalam sebuah perusahaan yang berisi catatan segala transaksi yang terjadi selama periode berjalan.

Pada umumnya jurnal umum familiar dipergunakan dalam akuntansi perusahaan jasa karena pada prinsipnya segala transaksi dalam perusahaan jasa dapat dicatat secara kronologis ke dalam jurnal umum saja, sedangkan pada akuntansi perusahaan dagang lebih efektif menggunakan jurnal khusus dalam mencatat bukti transaksi yang timbul dari transaksi keuangan yang dilakukannya, meski demikian penggunaan jurnal umum juga diperlukan untuk mencatat bukti transaksi dari transaksi yang tidak bisa dicatat dalam jurnal khusus

Perusahaan jasa melakukan pencatatan bukti transaksi keuangan yang muncul dari transaksi keuangan yang dilakukannya ke dalam buku jurnal umum dengan tujuan untuk  melakukan pengidentifikasian, melakukan penilaian, dan melakukan pencatatan pengaruh ekonomi yang ditimbulkan dari berbagai jenis transaksi keuangan yang terjadi terhadap keuangan perusahaan secara kronologis untuk memudahkan proses posting atau pemindahan ke dalam suatu akun tertentu. Agar lebih dekat dalam mengenal jurnal umum lihatlah format jurnal umum berikut ini:

Gambar Format Jurnal Umum Perusahaan Jasa

Keterangan :
Dalam format jurnal umum di atas terlihat ada 6 kolom, yaitu kolom tangga, kolom nomor bukti, kolom rekening atau keterangan, kolom referensi (ref), kolom debit dan kolom kredit.

Kolom tanggal diisi dengan waktu terjadinya transaksi keuangan, dalam menulis tanggal harus secara urut sesuai dengan terjadinya transaksi. Kolom No bukti, diisi dengan memasukan no bukti dari bukti transaksi keuangan yang diperoleh atas transaksi yang dilakukan perusahaan. Kolom rekening atau keterangan atau bisa juga di tulis kolom nama akun, dapat diisi dengan  nama dari akun atau rekening yang terkait dengan transaksi yang terjadi. KolomRerensi dalam jurnal umum, diisi dengan menuliskan nomor akun atau kode akun yang sesuai dengan nama akun pada kolom keterangan atau kolom nama akun, kolom ref ini hanya boleh diisi jika telah dilakukan proses posting ke buku besar, jadi jika belum diposting ke buku besar biarkan saja kosong. Kolom Debit diisi dengan jumlah saldo dari akun yang di debit  sedangkan kolom kredit diisi dengan jumlah saldo dari akun yang di kredit

Fungsi Jurnal Umum dalam Akuntansi




Jurnal umum dalam siklus akuntansi memiliki 5 buah fungsi penting untuk sebuah perusahaan jasa , adapun kelima fungsi tersebut adalah sebagai berikut

Fungsi Pertama yaitu Fungsi Analisis
Funsi analisis maksudnya adalah bahwa jurnal umum memiliki fungsi untuk melakukan penentuan terhadap sebuah akun dan saldonya  yang harus di debit atau harus dikredit

Fungsi Kedua yaitu Fungsi  Pencatatan
Fungsi Pencatatan maksudnya adalah bahwa jurnal umum berguna untuk melakukan pencatatan segala  pengaruh yang ditimbulkan oleh transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan sesuai dengan bukti transaksi keuangan yang ada.

Fungsi ketiga yaitu Fungsi Historis
Fungsi Historis maksudnya bahwa jurnal umum dalam melakukan pencatatan dilakukan secara  sistematis atau kronologis berdasarkan urutan terjadinya transaksi

Fungs Keempat yaitu Fungsi Instruktif
Fungsi instruktif maksudnya bahwa jurnal umum berfungsi memberikan perintah atau petunjuk dalam proses pempostingan ke buku besar

Fungsi kelima yaitu Fungsi Informatif
Fungsi Informatif maksudnya bahwa jurnal umum berperan dalam memberikan informasi untuk melakukan pencatatan bukti transaksi keuangan yang ada.

Prinsip Dasar Pembuatan Jurnal Umum

Dalam membuat jurnal umum harus berpedoman pada 5 langkah, adapun kelima langkah itu adalah sebagai berikut :
1) Melakukan pengidentifikasian Bukti Transaksi keuangan yang muncul dari transasksi keuangan yang dilakukan perusahaan, adapun contoh dari bukti transaksi keuangan antara lain ,  Faktur, Memo, Kuitansi, dll

2) Menentukan akun apa saja yang terpengaruh dengan transaksi yang terjadi dan menggolongkannya dalam jenisnya apakah jenis Harta, atau Hutang, ataukah Modal dsb

3) Menetapkan Penambahan atau pengurangan terhadap akun yang terkait dengan transaksi, akibat dari transaksi yang dilakukannya

4) Menetapkan untuk mendebit ataukah harus mengkredit akun yang terkait dengan transaksi yang terjadi. jika anda masih binggung cara menentukan debit-kredit suatu akun, silahkan simak tips mudah menentukan debet dan kredit dan baca juga tips menguasai saldo normal akun dengan jari tangan

5) Mencatat transaksi kedalam jurnal umum sesuai dengan bukti transaksi yang ditimbulkannya.

Kesimpulan
Pengertian Jurnal Umum secara singkat adalah jurnal yang berfungsi untuk mencatat segala pengarus yang ditimbulkan oleh transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan berdasarkan bukti transaksi keuangan yang ada. Perusahaan harus membuat jurnal umum dalam proses akuntansinya karena jurnal umum memiliki 5 fungsi pokok yaitu fungsi analisis, pencatatan, historis, instruktif, dan informatif. Dalam membuat jurnal umum maka harus berpedoman pada 5 prinsip atau pedoman dasar agar jurnal umum akurat dan teruji kebenarannya. Demikianlah penjelasan tentang pengertian jurnal umum, fungsi dan cara membuatnya. Selamat Belajar akuntansi perusahaan jasa.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : JURNAL UMUM - PENGERTIAN, FUNGSI DAN CARA MEMBUATNYA

0 komentar:

Post a Comment