Membahas Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa secara lengkap dari jurnal umum sampai laporan kuangan perusahaan jasa

MEMAHAMI PENGERTIAN JURNAL PENYESUAIAN SESUAI TEORI AKUNTANSI

Pengertian jurnal penyesuaian Dalam Ilmu Akuntansi (adjusting entries)

Setelah dilakukannya penyusunan neraca saldo maka tahap selangjutnya dalam siklus akuntansi jasa yaitu pembuatan jurnal penyesuaian, namun sebelum melakukan pembuatan jurnal penyesuaian maka perlu diketahui apa itu jurnal penyesuaian dan mengapa harus dilakukan penyusunan jurnal penyesuaian, untuk itulah artikel blog belajarakuntansijasa.blogspot.com ini akan menjelaskan tentang jurnal penyesuaian sesuai dengan teori akuntansi yang berlaku.


Tahukah anda tentang pengertian jurnal penyesuaian? Dalam akuntansi jurnal penyesuaian diartikan sebagai suatu jurnal yang berfungsi untuk melakukan penyesuaian terhadap beberapa saldo akun tertentu yang belum menunjukan kondisi yang sebenarnya dalam suatu periode akuntansi. Jurnal penyesuaian dibuat setiap akhir periode akuntansi, suatu jurnal penyesuaian harus dibuat agar akun-akun yang terdapat dalam laporan keuangan menunjukan nilai saldo yang sebenarnya

Inilah jawaban pertanyaan; mengapa harus membuat jurnal penyesuaian?

Terkadang ada siswa yang menayakan untuk apa dilakukan pembuatan jurnal penyesuaian? Pertanyaan tersebut sebenarnya dapat dijawab dengan mudah jika anda telah memahami pengertian dari jurnal penyesuaian, yaitu untuk melakukan penyesuaian terhadap saldo akun yang belum sesuai, namun dengan jawaban tersebut nampaknya masih terlalu umum, sehingga timbulah berbagai macam pertanyaan lanjutan, seperti akun-akun apakah yang belum sesuai? Mengapa akun tersebut tidak menunjukan saldo yang sesuai? Berasal dari pertanyaan-pertanyaan tersebutlah maka saya berinisiatif menuliskan ide gagasan tentang jurnal penyesuaian dalam blog ini, sehingga diharapkan dapat membantu para pembaca blog ini yang memiliki pertanyaan serupa. Kembali pada pertanyaan mengapa kita perlu menyusun jurnal penyesuaian, jawabnnya tidak lain adalah karena terdapat beberapa akun-akun yang belum sesuai, yaitu akun-akun riil atau akun neraca, dalam hal ini akun aktiva atau harta dan akun Hutang, dengan dibuatnya jurnal penyesuaian maka akun harta dan akun modal dapat menampilkan jumlah saldo yang sesungguhnya pada akhir periode berjalan, selain itu terdapat pula akun-akun nominal atau laba-rugi seperti akun pendapatan dan akun beban yang belum sesuai sehingga perlu dibuatkan jurnal penyesuaian dengan tujuan agar pada akhir periode akun pendapatan dan beban tersebut menunjukan saldo yang benar-benar harus diakui.




Mungkin anda masih belum tahu benar mengapa harus dibuat jurnal penyesuaian, untuk itulah saya ilustrasikan berikut ini :
Anggaplah anda memiliki usaha dibidang usaha salon kecantikan atau usaha potong rambut, dimisalkan : pada awal bulan maret 2015 tepatnya tanggal 2, anda membeli perlengkapan untuk usaha salon anda, misalkan saja perlengkapan tersebut berwujud shampo, pada saat anda membeli shampo tersebut anda membelinya dengan tunai seharga 400.000 , akibat adanya transaksi tersebut maka anda mencatat dalam jurnal umum posisi debit perlengkapan dan posisi kredit kas dengan jumlah nilai Rp 400.000, setelah dicatat dalam jurnal umum maka anda harus memposting dalam buku besar pada buku besar Kas dan buku besar perlengkapan, saldo perlengkapan yang anda posting adalah Rp 400.000 pada posisi debit, selanjutnya anda pada akhir periode mencatat saldo perlengkapan pada posisi debit senilai 400.000 dalam sebuah neraca saldo periode berjalan. Sekarang pertanyaan saya kepada anda, apakah dalam laporan keuangan anda akan melaporkan bahwa nilai perlengkapan adalah Rp 400.000? coba anda berfikir dulu...

Mengapa perlu membuat Jurnal Penyesuaian

Jika anda menjawab ; anda akan mencatatnya sinilai Rp 400.000 maka anda masih keliru karena perlengkapan dalam hal ini adalah shampo pasti sudah digunakan untuk kegiatan usaha salon tersebut sehingga nilainya bukan lagi Rp 400.000 tetapi dibawah 400.000 karena sebagian dari shampo tersebut sudah digunakan atau mungkin nilainya sudah 0 jika shamponya sudah habis, nah perlengkapan yang sudah digunakan akan diakui sebagai beban yaitu beban perlengkapan, sehingga muncullah jurnal penyesuaian untuk menyesuaikan saldo perlengkapan yang sebagian telah diakui sebagai beban perlengkapan. Ini hanyalah salah satu dari akun yang perlu dibuatkan jurnal penyesuaian, lebih lengkapnya silahkan anda pahami dalam Macam-macam akun yang perlu dibuatkan jurnal penyesuaian. Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Jurnal Penyesuaian sesuai teori akuntansi, semoga anda dapat mempelajarinya dengan baik, selamat belajar akuntansi jasa.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : MEMAHAMI PENGERTIAN JURNAL PENYESUAIAN SESUAI TEORI AKUNTANSI

0 komentar:

Post a Comment