Membahas Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa secara lengkap dari jurnal umum sampai laporan kuangan perusahaan jasa

MEMAHAMI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI SESUAI TEORI

Persamaan dasar akuntansi merupakan hal dasar yang wajib dipahami bagi anda yang ingin menekuni ilmu akuntansi, hal ini karena persamaan dasar akuntansi menjadi rumus dasar yang berlaku dalam praktik akuntansi, misalnya saja saat membuat jurnal umum, saat melakukan pempostingan buku besar hingga pada saat pembuatan laporan keuangan akhir periode.



Adapun fungsi dasar dari persamaan dasar akuntansi adalah untuk mengetahui adanya keseimbangan atau ketidakseimbangan antara Harta dengan sumber Harta tersebut.

Harta yang dalam bahasa akuntansi dikenal dengan sebutan aktiva meliputi segala sesuatu hak perusahaan yang dapat dinilai dengan satuan uang misalnya kas, perlengkapan, piutang usaha, peralatan, gedung, mesin, kendaraan operasional, tanah dan sebagainya yang merupakan wujud dari kekayaan yang dimiliki perusahaan atau organisasi ekonomi tertentu.

Pemaparan lengkap tentang persamaan akuntansi

Aktiva atau Harta perusahaan bersumber dari dua macam sumber, sumber yang pertama adalah sumber yang berasal dari pemilik perusahaan sedangkan sumber yang kedua adalah sumber yang bersal dari pinjaman dari pihak ketiga.

Sumber yang bersal dari pemilik perusahaan dikenal dalam akuntansi sebagai investasi pemilik atau modal pemilik dan dalam pembukuan akuntansinya dikenal dengan akun modal sedangkan sumber yang bersal dari pihak ketiga dikenal dengan Hutang dan dalam pembukuan dikenal dengan nama akun Hutang, adapun pihak ketiga disini contohnya adalah kreditur, bank, dan lembaga keuangan lainnya




Dari dua paragraf di atas maka kita dapat tulskan formula sederhana dari persamaan dasar akuntansi yaitu : Harta = Hutang + Modal. Persamaan dasar tersebut dapat ditafsirkan bahwa Harta berasal dari dua sumber yaitu Hutang dan Modal, dengan demikian Kita dapat menghitung jumlah total Harta perusahaan dengan menjumlahkan Total Hutang dengan Total Modal perusahaan itu. Formula di atas yaitu Harta = Hutang + Modal adalah rumus dasarnya, dengan kata lain ada beberapa variasi dari formula persamaan dasar akuntansi, namun pada intinya adalah mengacu pada prinsip Harta = sumber Harta, diantara variasi rumus persamaan dasar akuntansi antara lain Harta = Modal, Hal ini dijumpai pada perusahaan yang baru saja didirikan yang seluruh hartanya hanya berasal dari pemiliknya saja, contohnya perusahaan perseorangan yang baru didirikan. Variasi lainnya adalah Harta = Hutang, Hal ini banyak dijumpai pada perusahaan atau usaha yang baru saja dirintis dan semua Hartanya bersal dari pinjaman, misalnya seseorang yang menjalankan suatu usaha dimana dana untuk usaha tersebut berasal dari pinjaman bank dengan sistem bagi hasil, Variasi lain dari persmaan dasar akuntansi yaitu :

pengertian persamaan dasar akuntansi

Harta = Hutang + Modal + (Pendapatan – Beban) atau dapat pula dituliskan dengan Harta + Beban = Hutang + Modal + Pendapatan. Keduanya sama saja, hanya berbeda dari perspektif saja, yang pertama adalah dilihat dari perspektif IFRS sedangkan yang kedua adalah berdasarkan perspektif sejarah. Jika Kita amati dalam Persamaan akuntansi variasi yang terahir yaitu Harta = Hutang + Modal + (Pendapatan – Beban) atau Harta + Beban = Hutang + Modal + Pendapatan, muncul dua buah akun baru dari persamaan dasar akuntansi sebelumnya yaitu Harta = Hutang + Modal. Akun apakah itu? Iya benar akun Pendapatan dan akun beban, kedua akun tersebut merupakan akun yang membentuk laba atau rugi selama menjalankan usaha, Jika kondisinya laba maka akan menambah harta perusahaan tapi jika kondisinya rugi maka akan mengurangi harta perusahaan, dengan demikian Variasi formula Harta = Hutang + Modal + (Pendapatan -Beban) dapat ditafsirkan bahwa Jumlah total Harta perusahaan didapat dari  total Hutang dijumlahkan dengan total modal dan dijumlah dengan besarnya laba atau Jumlah total Harta perusahaan didapat dari  total Hutang dijumlahkan dengan total modal dan dikurangi dengan rugi yang diderita atau dapat diformulasikan dengan ;  Harta = Hutang + Modal + Laba atau Harta = Hutang + Modal – Rugi.

Berdasarkan pemaparan yang disampaikan dalam artikel ini tentang persamaan dasar akutansi maka dapat disimpulkan bahwa pengertian dari persamaan akuntansi adalah sebuah persamaan yang menunjukan hubungan dari berbagai elemen utama dalam penyusunan laporan keuangan, elemen yang dimaksud disini meliputi Harta, Hutang, Modal, Pendapatan, Beban. Dari kelima elemen utam tersebut tiga elemen yaitu Harta, Hutang, dan Modal akan disajikan dalam Neraca sedangkan dua elemen utama lainnya yaitu elemen pendapatan dan Beban akan disajikan dalam laporan Laba - rugi. Pada prinsipnya persamaan akuntansi adalah baik itu formula Harta = Hutang + Modal maupun formula Harta = Hutang + Modal + (Pendapatan- Beban) semuanya mengacu pada satu prinsip yaitu menunjukan keseimbangan antara Harta dengan sumber Harta tersebut. Selanjutnya untuk mempertajam penguasaan konsep akuntansi maka disarankan kepada anda untuk memahami artikel blog belajarakuntansijasa tentang tata cara pembuatan tabel persamaan dasar akuntansi dan cara bagaimana menentukan posisi debit dan kredit, semoga penjelasan dalam artikel ini dapat memberi pemahaman yang tepat kepada anda tentang persamaan dasar akuntansi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : MEMAHAMI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI SESUAI TEORI

0 komentar:

Post a Comment