MENGENAL JENIS JURNAL PENYESUAIAN DALAM AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

Dalam akuntansi Jurnal penyesuaian wajib disusun, namun penyusunan jurnal penyesuaian Hanya ditujukan pada akun-akun tertentu saja karena akun tersebut belum sesuai dengan kondisi yang sebenarnya terjadi.



Akun-akun apa sajakah itu? Inilah yang akan dijelaskan dalam artikel yang berjudul mengenal jenis jurnal penyesuaian dalam perusahaan jasa

Apabila dilihat dari sudut pandang transaksinya, maka  dalam perusahaan jasa terdapat 2 buah golongan jenis transaksi yang wajib dibuatkan jurnal penyesuaian.

Golongan transaksi yang pertama adalah semua transaksi yang keuangan perusahaan jasa yang telah dilakukan pencatatan akan tetapi pada akhir periode akuntansi berjalan pencatatan yang dilakukan menjadi tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, sehingga perlu disesuaikan.

Golongan transaksi keuangan perusahan  yang  sama sekali belum dilakukan pencatatan padahal transaksi tersebut sudah dilakukan perusahaan atau sudah terjadi,

sehingga perlu dibuatkan jurnal penyesuaian  untuk mencatat terjadinya transaksi-transaksi golongan ini

Jenis-jenis transaksi yang masuk pada golongan yang pertama adalah transaksi pemakaian perlengkapan, transaksi terjadinya penyusutan pada aktiva tetap, transaksi beban dibayar dimuka, transaksi pendapatan dterima dimuka,

sedangkan yang masuk pada golongan kedua yaitu transaksi beban yang masih harus dibayar dan transaksi pendapatan yang masih harus diterima

6 Jenis Jurnal penyesuaian dalam perusahaan jasa

Jenis Jurnal penyesuaian perusahaan jasa yang wajib dibuat

Jurnal penyesuaian akibat adanya Penyusutan  aktiva tetap

Aktiva tetap atau hara tetap merupakan suatu harta yang harus dibuatkan jurnal penyesuaian hal ini karena setiap aktiva tetap pasti mengalami penyusutan jika telah digunakan untuk operasional perusahaan,

salah satu contoh dari aktiva tetap adalah peralatan, jika usaha anda dibidang jasa pangkas rambut mungkin peralatan yang digunakan ada gunting rambut dan sebagainya,

jika usaha anda dibidang jahit pakaian mungkin peralatan yang digunakan ada mesin jahit dan sebagainya.

Akibat dari pemakaian peralatan maka nilai ekonomis peralatan tersebut menurun, sehingga terdapat perbedaan antara saldo peralatan saat peralatan tersebut dibeli dengan saldo peralatan setelah akhir periode karena peralatan tersebut telah dipakai untuk operasional usaha selama periode berjalan.

Saldo yang sesuai dengan kenyataan adalah saldo peralatan pada akhir periode karena saldo tersebut telah dikenai beban penyusutan yang terjadi, sehingga saldo yang ada dalam neraca saldo harus disesuaikan agar dapat menunjukan saldo yang sesuai dengan fakta,

langkah yang ditempuh untuk menyesuaikan saldo tersebut adalah dengan membuat jurnal penyesuaian untuk akun aktiva tetap.

Bagi anda yang ingin belajar membuat jurnal penyesuaian untuk aktiva tetap silahkan pahami artikel langkah membuat jurnal penyesuaian untuk aktiva tetap.

Jurnal penyesuaian akibat adanya pemakaian perlengkapan

Perlengkapan merupakan bagian dari harta lancar yang dapat berkurang nilainya atau bahkan habis baik nilainya maupun fisik dari perlengkapan tersebut.

Contoh perlengkapan dalam usaha jasa salon adalah shampo. Dalam operasional sebuah usaha perlengkapan akan dipakai, dan apabila perlengkapan tersebut dipakai maka nilai ekonomis perlengkapan tersebut dapat berkurang atau bahkan habis (bernilai 0).

Perlengkapan yang telah digunakan tidak boleh diakui sebagai perlengkapan lagi melainkan harus diakui sebagai beban perlengkapan, dengan demikian akan terdapat perbedaan antara saldo perlengkapan yang telah tercatat dalam jurnal, buku besar hingga neraca saldo periode berjalan dengan saldo perlengkapan yang semestinya pada ahir periode.

Mengapa timbul perbedaan tersebut? Karena baik jurnal umum, buku besar maupun neraca saldo hanya mencatat saldo perlengkapan berdasarkan nilai perlengkapan tersebut saat terjadinya pembelian perlengkapan sehingga nilai perlengkapannya menunjukan nilai perelngkapan yang utuh (belum dipakai untuk operasional),

namun pada kenyataannya perlengkapan dibeli perusahaan karena perlengkapan tersebut akan digunakan untuk operasional perusahaan sehingga pada akhir periode dimana perlengkapan tersebut telah dipakai perusahaan dalam operasionalnya, tentu saldo perlengkapn sudah berkurang (tidak utuh lagi).

Dengan adanya perbedaan saldo perlengkapan yang tercatat pada neraca saldo dengan saldo perlengkapan yang semestinya, maka diperlukan pembuatan jurnal penyesuaian, untuk memahami cara membuatnya silahkan baca cara tepat mebuat jurnal penyesuain untuk akun perlengkapan

Jurnal penyesuaian untuk Akun Pendapatan diterima dimuka



Pendapatan diterima dimuka merupakan pendapatan yang sudah diterima oleh suatu perusahaan untuk jasa yang dipesan oleh pelanggannya, akan tetapi pada kenyataanya pendapatan itu adalah  pendapatan periode yang datang.

Jadi, perusahaan masih memiliki kewajiban memberi jasanya hingga periode yang akan datang sesuai kesepakatan dengan pelanggannya.

Contoh, pada 1 desember 2014 perusahaan “Dinda” menerima pendapatan pemasangan iklan dari pelanggannya sebesar Rp 5000.000 untuk 5 bulan terhitung dari bulan desember 2014 sampai bulan april 2015.

 Nah dari transaksi ini maka terdapat pendapatan diterima dimuka yang diterima perusahaan dinda sebesar 5000.000, namun perusahaan dinda memiliki kewajiban memberi pelayanan jasa iklan hingga bulan april 2015,

Padahal dalam akuntansi pendapatan yang boleh diakui sebagai pendapatan adalah pendapatan yang berlaku untuk periode berjalan saja, jadi karena perusahaan dinda akan mengakhiri periode akuntansinya setiap bulan desember maka yang boleh diakui sebagai pendapatan jasa adalah sebesar 1000.000 saja, sedangkan yang 4000.000 baru boleh diakui sebagai pendapatan pada periode akuntansi berikutnya setelah pelayanan jasa iklan selesai diberikan seutuhnya.

Selengkapnya tentang jurnal penyesuaian pendapatan diterima dimuka silahkan simak cara efektif membuat jurnal penyesuaian pendapatan diterima dimuka

Jurnal Penyesuaian untuk Akun Beban dibayar dimuka

Beban dibayar dimuka merupakan salah setiap beban yang dibayarkan perusahaan kepada pihak tertentu (perusahaan atau instansi lain) tetapi pada khakikatnya beban tersebut dibebankan pada periode  akuntansi yang akan datang.

Misalnya Pada bulan 1 Januari 2014 tariyah tailor membayar beban sewa gudang pada perusahaan ABS sebesar Rp 4000.000 untuk 4 tahun terhitung dari januari 2014 hingga desember tahun 2017.

Dari transaski tersebut maka pada akhir periode yaitu desember pada tahun 2014, Tariyah Tailor harus mengakui beban sewa gudang hanya sebesar 1000.000, mengapa? Karena yang 3000.000 masih belum boleh diakui sebagai beban,

sebab yang boleh diakui sebagai beban dalam periode berjalan adalah jika manfaat dari jasa yang dibayar telah dinikmati,

dengan demikian pada akhir periode perlu dibuat jurnal penyesuaian untuk menunjukan saldo beban yang sesungguhnya harus diakui perusahaan, selengkapnya silahkan pahami cara membuat jurnal penyesuaian beban dibayar dimuka

Jurnal Penyesuaian untuk Akun pendapatan yang masih harus diterima

Pendapatan yang masih harus diterima merupakan sebuah pendapatan yang pada khakikatnya telah menjadi hak sepenuhnya perusahaan,

akan tetapi perusahaan belum menerima pendapatan tersebut secara tunai hingga akhir periode akuntansi.

Jadi, perusahaan memiliki piutang pendapatan pada pihak tertentu. Untuk membuat jurnal penyesuaiannya, silahkan simak cara membuat jurnal penyesuaian untuk akun piutang pendapatan.

Jurnal penyesuaian untuk Akun beban yang masih harus dibayar

Beban yang masih harus dibayar merupakan beban yang sebenarnya telah menjadi kewajiban perusahaan untuk membayarnya akan tetapi hingga akhir periode perusahaan belum melakukan pencatatan dan belum melunasinya.

Jadi, dalam hal ini perusahaan memiliki hutang Beban pada pihak tetentu, misalnya hutang gaji pada karyawannya dsb.

Sehingga pada akhir periode perlu dibuat jurnal penyesuaian, selengkapnya silahkan lihat dan pahami cara penyusunan jurnal beban yang masih harus dibayar

Itulah  keenam  jenis jurnal penyesuaian dalam perusahaan jasa yang sering di buat pada akhir periode akuntansi.

Setelah memahami artikel ini maka selanjutnya simaklah ilustrasi cara untuk membuat jurnal perusahaan jasa dengan benar.

Semoga anda dapat memahami inti dari konsep jurnal penyesuaian dan memahami jenis jurnal penyesuaian perusahaan jasa dengan baik, semoga sukses belajar akuntansi perusahaan jasa.

Referensi :
Belajar Akuntansi Dasar
Akuntansi Pendidik

MENGENAL JENIS JURNAL PENYESUAIAN DALAM AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andi Pujianto

0 komentar:

Post a Comment